Laporan Hasil Penelitian Aisyah, Putri, Dhea, dan Balqis
PENGARUH SKINCARE BAGI REMAJA
OLEH :
AISYATUL ZAKIAH RIFKI
FLANELA PUTRI MELYANOF
RADELLA ARDHANA MAKRUF
RICI JUNEETA BALQIS
SMP ISLAM RAUDHATUL JANNAH
KOTA PAYAKUMBUH
KATA PENGANTAR
Penulis memulai dengan ungkapan puji syukur kepada Allah Swt. yang telah memberikan berbagai nikmat, kesehatan, dan petunjuk-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah bahasa Indonesia “Pengaruh Skincare Bagi Remaja”.
Shalawat beserta salam penulis sembahkan kepada Nabi besar, Muhammad Saw. yang telah memberikan petunjuk dalam Al-Qur’an dan sunnahnya, sebagai pedoman hidup bagi keselamatan umat di dunia.
Penulis juga ingin menyampaikan terimakasih kepada Ibu Lindawati, S.S., M.Pd. yang telah memberikan tugas dan bimbingan dalam penyusunan makalah ini.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada semua pihak yang telah terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam proses penyusunan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih perlu disempurnakan. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun dari para pembaca sangat diharapkan untuk meningkatkan kualitas makalah ini. Semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca dan dapat menjadi sumber informasi yang berguna.
Payakumbuh, Oktober 2024
Penulis
DAFTAR ISI
Halaman Judul dan Pengesahan
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Rumusan Masalah
Tujuan
Manfaat
BAB II
KAJIAN TEORI
Skincare
Kandungan Skincare
Merkuri
Manfaat Skincare
BAB III
Metodologi Penelitian
BAB IV
Hasil Penelitian
BAB V
PENUTUP
Kesimpulan
Saran
Daftar Pustaka
BAB I
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Remaja mengalami masalah kulit wajah mereka pada fase pubertas dengan rentang usia 12-17 tahun. Masalah kulit wajah yang dialami biasanya adalah jerawat, komedo, kulit kusam, dan sebagainya. Tentunya, jika sudah mengalami masalah kulit tersebut, dokter kulit menganjurkan untuk menggunakan produk skincare.
Namun, sekarang penulis menemukan banyak remaja yang tidak mengetahui tentang zat-zat berbahaya yang terkandung dalam produk skincare yang dipakai. Beberapa remaja banyak membeli produk langsung setelah mendengar ulasan dari influencer dan beberapa remaja yang mencari tahu terlebih dahulu ke karyawan produk di toko. Namun, setelah memakai produk tersebut selama beberapa bulan tidak memberikan hasil atau bahkan menjadi lebih buruk pada wajah remaja.
Salah satu peradaban tertua yang memiliki catatan rinci tentang perawatan kulit adalah Mesir Kuno. Wanita di Mesir kuno sangat memperhatikan kecantikan dan menggunakan berbagai bahan alami seperti minyak zaitun, madu, dan henna untuk merawat kulit mereka. Mereka percaya bahwa kulit yang sehat adalah cerminan keindahan dan status sosial.
Di Yunani Kuno, minyak zaitun juga menjadi bahan utama dalam perawatan kulit. Selain itu, mereka juga menggunakan lumpur vulkanik dan air laut untuk perawatan tubuh. Orang-orang Romawi kuno mewarisi tradisi perawatan kulit dari Yunani dan menambahkan sentuhan mereka sendiri, seperti penggunaan susu kedelai dan tepung gandum.
Selama Abad Pertengahan, penggunaan kosmetik dan perawatan kulit sering kali dikaitkan dengan praktik sihir dan dianggap berbahaya. Namun, seiring berjalannya waktu, pandangan ini mulai berubah dan minat pada perawatan kulit kembali meningkat.
Maka dari itu, peneliti melakukan penelitian mengenai produk skincare yang dipakai oleh remaja yang bertujuan untuk mengetahui hasil yang diberikan oleh produk tersebut dan zat-zat berbahaya pada produk skincare.
Maka dari itu, penulis melakukan penelitian mengenai produk skincare yang dipakai oleh remaja yang bertujuan untuk mengetahui hasil yang diberikan oleh produk tersebut dan zat-zat berbahaya pada produk skincare.
RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang di atas, peneliti merumuskan masalah sebagai berikut :
Apa itu skincare?
Apa saja kandungan dalam skincare?
Apa itu merkuri (raksa)?
Apa saja manfaat dari skincare yang digunakan oleh remaja?
Apa efek yang didapatkan dari skincare yang digunakan oleh remaja?
TUJUAN
Berdasarkan rumusan masalah di atas, peneliti memiliki beberapa tujuan:
Para remaja dapat mengetahui apa manfaat dari produk skincare yang digunakan
Para remaja dapat mengetahui apa saja zat-zat yang terkandung didalam skincare
Para remaja dapat lebih hati-hati dalam memilih skincare.
MANFAAT
Manfaat dari pengamatan ini adalah :
Para remaja dapat mempelajari tentang skincare
Memperdalam pemahaman remaja mengenai zat-zat skincare yang berbahaya maupun tidak berbahaya
Para remaja dapat mencari tahu mengenai tipe kulit mereka agar tidak salah pilih skincare
Para remaja dapat lebih berhati-hati dalam menggunakan skincare.
BAB II
Kajian Teori
2.1 Skincare
Skincare atau perawatan kulit merupakan serangkaian kegiatan perawatan kulit wajah untuk menjaga kesehatan dan tampilan kulit, sekaligus mengatasi berbagai masalah yang mungkin terjadi pada kulit wajah. Kegiatan ini terdiri dari penggunaan dari beberapa produk yang masing-masing produk memiliki kandungan dan fungsi yang berbeda (dr. Sienny Agustin ,2023)
Sementara itu, produk skincare adalah produk yang berfungsi untuk merawat kesehatan dan mengatasi berbagai masalah yang terjadi pada kulit. Umumnya skincare dapat berupa krim, losion, serum, toner, masker, pelembab, pembersih dan masih banyak lagi. Penggunaan produk skincare bervariasi tergantung pada jenis kulit, masalah kulit yang ingin diatasi dan preferensi seseorang.
Beberapa produk skincare ditujukan untuk membersihkan kulit dan menghilangkan kotoran, sedangkan yang lainnya dirancang untuk meremajakan, melembabkan, atau mengatasi masalah seperti jerawat, hiperpigmentasi, atau penuaan dini.
2.2 Kandungan Skincare
Produk skincare biasanya mengandung berbagai bahan aktif yang dirancang untuk memberikan manfaat khusus pada kulit. Berikut adalah beberapa kandungan yang paling umum terdapat pada skincare:
Salicylid Acid
Kandungan yang sering ditemukan pada sabun muka, exfoliator, obat jerawat dan juga serum. Fungsinya adalah untuk mengangkat sel kulit mati sehingga kulit terlihat lebih cerah. Selain itu, kandungan ini juga bisa menembus pori-pori kulit yang tersumbat oleh minyak sehingga jerawat bisa berkurang. Produk yang memiliki kandungan ini cocok untuk kulit berminyak. (dr. Rizal Fadli ,2023)
Niacinamide
Kandungan ini biasanya terdapat pada masker wajah. Fungsi dari kandungan ini adalah untuk mengurangi kemerahan pada wajah dan membuat kulit tetap kencang dan sehat.(dr. Rizal Fadli ,2023)
Retinol
Kandungan ini berfungsi untuk menghilangkan bekas jerawat, mengurangi pigmentasi wajah dan menghaluskan tekstur kulit. Retinol umum digunakan untuk antiaging jadi pengunaannya dianjurkan usia pertengahan 20 karena pada usia ini produksi elastin berkurang sehingga elatisitas kulit juga akan menurun. (dr. Riza Marlina ,2024)
Alpha-hydroxy acids (AHA)
Alpha-hydroxy acids atau AHA adalah kelompok zat seperti lactic acid, glycolic acid,dan citric acid. Produk yang mengandung AHA dapat membantu mengurangi pigmentasi dan mengecilkan pori-pori. (dr. Rizal Fadli ,2023)
2.3 Merkuri
Merkuri atau raksa merupakan salah satu jenis logam yang banyak ditemukan di alam. Senyawa ini terdapat dalam batu-batuan, biji tambang, tanah, air dan udara sebagai senyawa organik dan anorganik. Kandungan merkuri yang ada di dalam tanah, air, dan udara relatif rendah. Namun, berbagai aktivitas manusia dapat meningkatkan kadar logam ini, misalnya aktivitas penambangan yang menghasilkan merkuri sebanyak 10.000 ton per tahun
Merkuri sering kali disalahgunakan sebagai bahan untuk produk pemutih wajah. Meski bisa mencerahkan kulit dalam waktu singkat, kandungan merkuri dalam produk kecantikan dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Merkuri terkadang digunakan dalam sabun dan krim pemutih kulit. Tidak hanya itu, beberapa produk kosmetik seperti maskara dan pembersih riasan mata.
Penggunaan merkuri pada produk kecantikan terbukti berbahaya dan dilarang di berbagai negara. Pasalnya, bahan kimia ini dapat dengan mudah diserap oleh kulit dan pada akhirnya masuk ke dalam aliran darah. Merkuri juga bersifat korosif sehingga penggunaannya bisa membuat lapisan kulit menjadi tipis. Bahkan, tidak hanya berdampak pada kulit, paparan merkuri yang tinggi juga dapat menyebabkan kerusakan pada saluran pencernaan dan sistem saraf. Selain itu, merkuri juga berisiko menganggu fungsi berbagai organ tubuh, seperti otak, jantung, paru-paru, ginjal hingga sistem kekebalan tubuh. (dr. Airindya Bella ,2023)
2.4 Manfaat Skincare
Berikut adalah beberapa manfaat dari penggunaan skincare:
Memberikan hasil yang andal
Kulit kita mengalami siklus pembaruan alami yang disebut deskuamasi. Deskuamasi pada dasarnya menghilangkan semua sel kulit tua, rusak dan mati. Kemudian setelah siklus sekitar satu bulan, sel-sel kulit yang baru dan segar itu menjadi rusak, menua dan mati juga. (Baladewa ,2023)
Memperlambat penuaan
Tahukan anda bahwa kesehatan kulit kita mencapai puncaknya sekitar usia 18 tahun? Kedengarannya memang aneh, tetapi ini benar adanya. Selama usia 20-an kesehatan kulit kita sangat baik tetapi begitu memasuki usia 30-an penuaan meningkat. Begitu juga dengan kulit kita dan kemampuannya untuk beregenerasi sendiri. (Baladewa ,2023)
Dapat meningkatkan kesehatan mental
Dengan meningkatnya rasa percaya diri dapat membuat para remaja merasa nyaman dan mengikuti rutinitas perawatan kulit setiap hari. Keyakinan bahwa merawat diri sendiri dengan baik juga akan menular ke aspek dalam hidup para remaja. Orang yang meningkatkan rasa percaya diri dan belajar untuk mencintai diri sendiri sering melaporkan peningkatan dalam kehidupan sosial dan profesional mereka. (Baladewa ,2023)
BAB III
Metodologi Penelitian
Penelitian
Penulis telah melakukan penelitian mengenai zat-zat skincare yang banyak digunakan oleh remaja. Penulis telah menyebarkan kuisioner menggunakan google form mengenai :
Apakah para remaja mengetahui isi kandungan dalam skincare?
Apa saja kandungan yang biasa digunakan oleh para remaja?
Apakah remaja tahu mengenai tipe kulit mereka?
Apakah para remaja mengetahui zat-zat berbahaya yang terdapat dalam skincare?
Apakah skincare yang digunakan oleh para remaja membuahkan hasil?
BAB IV
Hasil Penelitian
Dari 10 orang yang telah ditanya oleh , berikut jawaban yang diberikan oleh narasumber:
10 narasumber menjawab bahwa mereka mengtahui isi kandungan skincare
Kandungan yang kebanyakan digunakan oleh narasumber yaitu nicinamide, ceramide, panthenol, centella dan vitamin c
10 narasumber mengetahui apa tipe kulit mereka
10 narasumber mengetahui tentang zat-zat berbaha pada skincare seperti merkuri, asam hidraksi, zat pewarna sintetis dan fragrance
Dari 10 narasumber, 9 orang menjawab bahwa skincare yang mereka pakai membuahkan hasil. Sementara satu narasumber menjawab bahwa skincare yang ia pakai tidak membuahkan hasil.
Gambar 1.1 Judul serta pertanyaan pertama sampai ketiga.
Gambar 1.2 Pertanyaan keempat sampai pertanyaan terakhir.
Gambar 1.3 grafik data yang tahu dan tidak tahu kandungan dari skincare.
Gambar 1.4 jawaban pertanyaan kedua tentang kandungan-kandungan skincare yang diketahui.
Gambar 1.5 diagram data yang menunjukkan tipe kulit.
Gambar 1.6 jawaban pertanyaan keempat menunjukkan tahu zat-zat berbahaya dalam skincare.
Gambar 1.7 grafik data iya dan tidak produk skincare yang digunakan membuahkan hasil.
BAB V
Penutup
Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat diperoleh dari hasil penelitian adalah:
Para remaja harus berhati-hati dalam menggunakan skincare. Mencari ulasan terlebih dahulu dan membaca kandungan-kandungan didalamnya.
Para remaja harus mencari tahu terlebih dahulu mengenai kandungan yang terdapat pada skincare.
Para remaja harus berhati-hati dalam memilih skincare. Dapat dilakukan dengan cara bertanya kepada orang yang lebih tua.
Saran
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ada beberapa saran yang dapat diberikan:
Para remaja sebaiknya mempelajari tentang skincare agar tidak salah mengartikan
Para remaja sebaiknya mencari tahu tentang kandungan kandungan yang terdapat pada skincare, baik yang berbahaya maupun yang tidak berbahaya
Para remaja sebaiknya mencari tahu tipe kulit mereka sebelum membeli skincare dan tidak sembarangan membeli skincare
Para remaja sebaiknya berhati-hati dalam memilih serta menggunakan skincare.
DAFTAR PUSTAKA
Agustin, Sienny. 2023. “skincare kenali jenis dan fungsinya”, https://www.alodokter.com/skincare-kenali-jenis-dan-fungsinya diakses pada tanggal 18 Oktober 2024.
Baladewa. 2023. “5 Manfaat Menggunakan Skincare”,
https://www.bhinneka.com/blog/manfaat-menggunakan-skincare/. diakses pada tanggal 18 Oktober 2024.
Bella, Airindya. 2023. “Waspadai Bahaya Pemutih Kulit Mengandung Merkuri”, https://www.alodokter.com/waspadai-pemutih-kulit-mengandung-merkuri. diakses pada tanggal 18 Oktober 2024.
Fadli, Rizal. 2023. “Kandungan dalam Basic Skincare Rutin yang Wajib Diketahui”, https://www.halodoc.com/artikel/ini-kandungan-dalam-basic-skincare-rutin-yang-wajib-diketahui?srsltid=AfmBOoooZFGQ_bmCcwoZTWi6RWE6wZmPsr8rE4-IdfitC3zuu2TFVBI-. diakses pada tanggal 18 Oktober 2024.
Marlina, Riza. 2024. “Berapa usia yang tepat untuk mulai menggunakan retinol?”. https://www.alodokter.com/komunitas/topic/berapa-usia-yang-tepat-untuk-mulai-menggunakan-retinol-. diakses pada tanggal 18 Oktober 2024.
Na’imah, Shylma. 2020. “9 produk skincari untuk perawatanan kulit dasar”, https://hellosehat.com/penyakit-kulit/perawatan-kulit/produk-skincare/. diakses pada tanggal 18 Oktober 2024.
Wulandari, Larastining Rekno. 2023. “Mengenal Merkuri dan Bahayanya untuk Kesehatan Anda”,
https://hellosehat.com/sehat/informasi-kesehatan/bahaya-merkuri-kesehatan/. diakses pada tanggal 18 Oktober 2024.
Komentar
Posting Komentar